Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2015

Mini Story : Sleeper Class Train antar Negara (Hat Yai – Kuala Lumpur)

Dalam perjalanan Just Another 3Kota 2 Negara, gw berkesempatan buat nyobain kereta antar Negara dari Hat Yai Ke Kuala Lumpur. Ini adalah posting review gw mengenai kereta sleeper class, bagian dari episode 5 yang akan dirilis kemudian.
Saat kembali ke Kuala lumpur dari hat Yai, gw sengaja memilih naik kereta. Alesannya sederhana, gw pengen ngerasain gerbong yang ga ada di Indonesia, yaitu gerbong dengan tempat tidur dan Juga pengen ngerasain lewat di dua perbatasan yang berbeda. Kalo bis, minivan dan mobil lewat di daerah Bukit kayu Hitam, seperti yg gw ceritain di episode 4, maka kereta ini lewat di daerah Padang Besar. Kereta yang berangkat dari Hat Yai ini Cuma 2 gerbong, dan setelah memasuki perbatasan di daerah Padang Besar gerbong akan ditambah menjadi 10 atau 12 tergantung jumlah penumpang saat itu, dan kelas gerbong akan lebih bervariasi, bukan hanya sleeper class yang gw naikin, tapi akan ada 1st class dan 2nd class.
Interior sleeper class ini menurut gw classic yang bukan ho…

Beauty of Indonesia Series : Hutan alami di daratan Jakarta

Gerbang dari kayu menyambut kami, suasananya cukup sejuk tapi lembab khas hutan. Bukan, ini bukan gerbang konohagakure,tapi ini adalah hutan mangrove di daerah pantai indah kapuk atau biasa disebut taman wisata alam Magrove PIK, mungkin juga hutan terakhir yang ada di daratan Jakarta. Setelah membayar biaya masuk 25 ribu rupiah per orang, selang beberapa langkah, di sebelah kiri berdiri sebuah masjid dengan interior yang cukup unik, mesjid ini terbuat dari kayu dan berada di atas air. Jadi kalo saya solat disini, saya solat di atas air, seperti orang sakti jaman dahulu.
Kami melanjutkan melangkah hingga terbentang parkiran mobil dan motor didepan kami, di ujung ada pos pemeriksaan tiket yang katanya tas ikut diperiksa karena tidak boleh membawa makanan, tapi saat kami datang, si penjaga hanya melihat isi tas tanpa memeriksa kedalamnya. Tau gitu bawa makan siang, karena disini makanan tidak jelas harganya.
Setelah melewati pemeriksaan, kami mendapati persimpangan pertama, lurus …

Just Another 2 Negara 3 Kota (Episode 4: Hat Yai, Thailand )

Minivan berjalan dengan pasti melewati Jembatan Penang, backpacking gw berlanjut ke Thailand. Setelah bosen dengerin music dan mencoba tidur tapi gagal karena gw ga ngantuk, akhirnya gw denger bahasa Indonesia dari bangku sebelah, ternyata 5 dari 9 penumpang van ini pernah mencoba pepsodent adalah orang Indonesia termasuk gw, akhirnya gw ngobrol2, 2 orang didepan gw adalah pasangan suami istri yang udah sering banget ke penang dan hat yai, namanya lagi-lagi gw lupa, kata mereka makan di penang dan hat yai lebih enak-enak dan kalo belanja lebih awet produk Thailand barangnya, dan mereka baru aja check up di Penang, 2 orang disamping gw adalah ibu-ibu kakak beradik yang abis berobat di Penang, yg adik namanya kak Misrina (karena lebih tua dari gw), yang kakaknya gw lupa namanya. Keempat orang ini adalah warga Medan yang ga percaya dokter di daerahnya sendiri. PR besar buat para dokter dan pemerintah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kepercayaan warga negaranya.
Sebenernya g…